MBCIndonesia.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL) melakukan operasi pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Dugaan sementara, rombongan hilang saat tengah melakukan peliputan intensif terkait aktivitas letusan gunung berapi tersebut.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa Kepala Negara telah memonitor situasi ini dengan saksama. “Presiden beri perintah penyelamatan sesaat setelah menerima laporan kehilangan pada Senin malam. Presiden Prabowo meminta Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) segera mengerahkan seluruh kekuatan armada yang tersedia di sekitar lokasi kejadian,” terangnya.
TNI AL Kerahkan 11 Kapal Gabungan
Intruksi Presiden, TNI AL langsung bergerak cepat mengirimkan sejumlah kapal perang dan penyelamat ke zona bahaya pada malam yang sama. Berdasarkan laporan terbaru dari KSAL. Otoritas militer kini mengoordinasikan sedikitnya 11 kapal gabungan untuk menyisir seluruh area perairan yang menjadi titik hilang kontak rombongan.
“Sejak laporan rombongan 5 jurnalis bersama 3 kru kapal hilang kontak pada Senin malam. Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian. Di hari itu juga TNI-AL langsung mengirim kapal-kapalnya,” ujar Seskab Teddy Indra Wijaya melalui keterangan tertulisnya.
Lebih lanjut, Seskab Teddy memerinci armada gabungan yang saat ini tengah berjibaku melawan ombak di perairan Selat Sunda. Tim SAR melibatkan berbagai unsur alutsista strategis, antara lain KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer 1-3-64, dan KAL Pohawang I-3-30. Selain itu, petugas juga menerjunkan RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, hingga KP Sanjaya-7017.
Harapan Besar untuk Keselamatan Korban
Sementara itu, pengerahan belasan kapal dari berbagai instansi ini menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh melakukan penyelamatan secara sinergis dan terintegrasi. Hingga saat ini, tim gabungan terus memfokuskan operasi pencarian di titik koordinat terakhir demi menemukan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang bernasib malang tersebut.
Di tengah ketidakpastian proses pencarian di lapangan, Seskab Teddy mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menyelipkan doa terbaik bagi keselamatan para korban. Pihak Istana berharap seluruh anggota rombongan dapat segera dievakuasi dalam kondisi sehat dan selamat. “Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkas Seskab Teddy penuh harap.(ogit)


Leave a Reply