Mengapa Netty Rosdiana Siagian Pilih Mundur dari Polri

Jakarta, MBCIndonesia – Netty Rosdiana Siagian menjadi sorotan setelah menyatakan mundur dari institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Keputusan tersebut ia ambil karena merasa tidak lagi sejalan dengan tatanan institusi yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hidup dan pengabdiannya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Netty mengungkapkan bahwa keputusan meninggalkan Polri bukan perkara mudah. Namun, ia memilih mengambil langkah tersebut daripada harus bertahan dalam kondisi yang bertentangan dengan prinsip dan hati nuraninya.

“Tidak mudah meninggalkan institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdian. Namun, lebih menyakitkan jika harus bertahan dalam tatanan yang tak lagi sejalan dengan hati nurani,” tulis Netty dalam unggahannya.

Ia juga menegaskan bahwa keputusannya bukan karena kehilangan keberanian, melainkan bentuk sikap untuk mempertahankan prinsip yang ia yakini.

“Saya tidak pergi karena kehilangan keberanian, tetapi karena saya tidak ingin kehilangan prinsip. Saya tidak takut melepaskan jabatan, tetapi saya takut mengkhianati kebenaran yang saya yakini,” ungkapnya. Mengutip seperti tayangan Suara.com.

Netty turut menyampaikan bahwa jabatan dan seragam bukanlah sesuatu yang lebih berharga daripada harga diri serta prinsip hidup.

“Seragam bisa ditanggalkan, jabatan bisa ditinggalkan, tetapi harga diri dan hati nurani tidak boleh diperjualbelikan,” tegasnya.

Keputusan Netty tersebut kemudian menarik perhatian publik. Pernyataannya memperlihatkan bahwa ia memilih mengakhiri perjalanan di institusi kepolisian dengan berpegang pada keyakinan pribadi.

Meski demikian, Netty tidak merinci secara terbuka persoalan atau kondisi internal yang secara spesifik melatarbelakangi keputusannya mundur dari Polri.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan sikap Netty dalam mengambil keputusan besar di tengah perjalanan pengabdiannya sebagai anggota kepolisian.

Leave a Reply

Your email address will not be published.