Abdul El-Sayed Kalahkan Jagoan Trump di Michigan

Jakarta, MBCIndonesia – Abdul El-Sayed mengalahkan Mike Rogers, kandidat Partai Republik yang mendapat dukungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dalam pemilihan Senat di Michigan, Selasa (3/11/2026). Kemenangan ini mencetak sejarah karena El-Sayed menjadi Muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Senat AS.

Associated Press (AP) dan Reuters memproyeksikan kemenangan El-Sayed dalam perebutan kursi yang ditinggalkan Gary Peters dari Partai Demokrat. Seperti mengutip dalam tayangan Republika, Erdy Nasrul.

Berdasarkan data sementara Associated Press yang ditampilkan Fox News hingga Rabu (4/11/2026) pukul 17.23 waktu setempat, El-Sayed meraih 2.507.454 suara atau 52,50 persen. Sementara itu, Rogers memperoleh 2.172.586 suara atau 45,49 persen.

Dengan sekitar 98,19 persen suara masuk, El-Sayed unggul sekitar 334 ribu suara. Namun, hasil tersebut masih menunggu pengesahan resmi otoritas pemilihan Michigan.

Dalam pidato kemenangan di Detroit, El-Sayed menyampaikan sindiran kepada lawan politiknya.

“Anda memilih kebencian, Michigan memilih harapan,” kata El-Sayed, Rabu (4/11/2026) dini hari waktu setempat.

Isu Ekonomi dan Identitas Warnai Kampanye

Persaingan El-Sayed dan Rogers berlangsung di tengah perdebatan mengenai biaya hidup, layanan kesehatan, kebijakan luar negeri, serta identitas agama El-Sayed.

Selama kampanye, Trump dan sejumlah tokoh Republik menyoroti latar belakang Muslim El-Sayed. Trump bahkan menudingnya memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin. Namun, tudingan tersebut tidak disertai bukti yang dapat diverifikasi. El-Sayed membantah memiliki hubungan keanggotaan dengan organisasi itu.

Di sisi lain, Rogers mengangkat isu pemotongan pajak, penguatan industri manufaktur, keamanan perbatasan, dan penegakan hukum imigrasi. Ia juga berupaya menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai dampak tarif perdagangan dan perang AS dengan Iran terhadap biaya hidup.

El-Sayed menawarkan agenda pengurangan biaya hidup, peningkatan akses layanan kesehatan, serta pembatasan pengaruh uang dalam politik. Salah satu program utamanya adalah Medicare for All, yakni gagasan layanan kesehatan universal melalui sistem pemerintah.

Hasil pemilihan juga memperlihatkan peningkatan dukungan bagi Demokrat di sejumlah wilayah Michigan. Di Dearborn, kota dengan komunitas Arab-Amerika dan Muslim yang besar, El-Sayed memperoleh sekitar 82,2 persen suara berdasarkan hasil sementara.

Meski demikian, hasil tersebut tidak serta-merta menunjukkan perubahan sikap seluruh pemilih terhadap Trump. Pilihan masyarakat juga dipengaruhi persoalan ekonomi, kebijakan publik, karakter kandidat, serta dinamika partai.

Kemenangan El-Sayed menjadi pukulan bagi Partai Republik yang berupaya merebut kursi Senat Michigan. Selanjutnya, El-Sayed menghadapi tantangan untuk memperjuangkan agenda kampanyenya di Kongres AS serta membuktikan bahwa kemenangan tersebut membawa manfaat bagi masyarakat Michigan.(ogit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.