Teheran, MBCIndonesia.com – Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah mencegat dan menghancurkan pesawat nirawak MQ-1 milik Amerika Serikat di wilayah udara sebelah timur Selat Hormuz.
Mengutip laporan IRNA.ir, Kamis (29/10/2026). IRGC menyampaikan bahwa Divisi Dirgantara pasukan tersebut menggunakan sistem pertahanan udara canggih untuk menjatuhkan drone itu.
Menurut pernyataannya, IRGC menyebut pesawat nirawak tersebut sebagai drone MQ-1 ke-14 yang berhasil mereka cegat dan hancurkan.
Namun, klaim tersebut masih memerlukan konfirmasi dari pihak Amerika Serikat. Belum ada keterangan mengenai waktu pasti insiden maupun tanggapan resmi Washington dalam informasi yang tersedia.
Iran Perketat Pengawasan Selat Hormuz
IRGC menyatakan tindakan tersebut merupakan bagian dari langkah pertahanan Iran dalam menghadapi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel yang, menurut pernyataan Iran, dimulai pada 28 Februari.
Selain itu, Iran mengklaim telah mengambil kendali atas Selat Hormuz serta menetapkan aturan bagi kapal-kapal yang melintasi jalur perairan strategis tersebut.
Pemerintah Iran juga berulang kali memperingatkan kapal agar tidak menggunakan jalur pelayaran yang tidak mendapat izin.
Selat Hormuz memiliki posisi strategis dalam perdagangan energi dunia karena menjadi salah satu jalur utama pengiriman minyak dan gas. Karena itu, setiap perkembangan keamanan di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran dan pasar energi internasional.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai insiden penembakan drone MQ-1 tersebut masih mengacu pada pernyataan pihak Iran.(Wal Ksp)


Leave a Reply