Menkes Ingatkan Warga Gunakan Masker Atas Arahan Presiden

MBCIndonesia.com, Jakarta – Pemerintah bergerak cepat memperkuat langkah penanganan dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat terbatas terkait perkembangan penanganan bencana alam secara hybrid di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (7/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memaparkan sejumlah intervensi kesehatan untuk melindungi masyarakat di wilayah terdampak dari paparan abu vulkanik.

Waspada Bahaya Silika bagi Paru-Paru

Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa gangguan pada sistem pernapasan menjadi perhatian utama pemerintah saat ini. Hal tersebut terjadi karena abu vulkanik mengandung silika yang berpotensi merusak organ paru-paru manusia. Oleh karena itu, Menkes mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan secara signifikan selama sepekan ke depan.

“Masalah kesehatannya memang nomor satu adalah pernapasan, Bapak Presiden. Karena itu ada silikanya yang bisa merusak paru-paru. Jadi memang diharapkan bagi kami kementerian/sektor kesehatan, sebaiknya seminggu ini jangan keluar rumah. Kalaupun keluar rumah, mesti memakai masker,” ujar Menkes Budi saat memberikan pemaparan.

Lindungi Mata dan Kulit dari Debu Tajam

Selain sistem pernapasan, Menkes Budi menyebutkan mata dan kulit sebagai bagian tubuh yang sangat rentan. Partikel debu vulkanik yang tajam berisiko tinggi memicu iritasi parah jika menempel langsung pada tubuh. Karena itu, pemerintah sangat menganjurkan warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah untuk mengenakan pelindung mata serta kacamata yang sesuai.

“Masalah kesehatan yang kedua adalah mata, Bapak Presiden, karena bisa masuk ke mata. Jadi sebaiknya jangan keluar rumah juga. Kalau keluar rumah, mesti memakai kacamata,” kata Menkes Budi menambahkan.

Budi juga mengingatkan potensi ancaman serius pada kulit luar masyarakat. “Masalah yang ketiga adalah masalah kulit, karena debunya nempel dan itu tajam. Itu sebaiknya jangan keluar rumah juga Bapak Presiden. Dan kalau keluar rumah, diharapkan memakai baju panjang dan celana panjang,” tuturnya secara detail.

Melalui rangkaian intervensi medis ini, pemerintah berharap masyarakat di wilayah terdampak tetap memprioritaskan keselamatan dengan membatasi mobilitas harian mereka. Warga juga wajib memantau informasi dan arahan resmi dari lembaga berwenang guna meningkatkan kewaspadaan selama kondisi erupsi masih berlangsung.(ogit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.