JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul, menyaksikan penunjukan sejumlah dokumen kerja sama bilateral antara kedua negara. Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (3/8/2026).
Kunjungan resmi PM Anutin ini menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret yang menegaskan komitmen kuat Jakarta dan Bangkok dalam memperluas kemitraan strategis di berbagai sektor utama.
Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, dokumen pertama yang ditunjukkan adalah Roadmap on Strategic Partnership Between Indonesia and Thailand 2026–2030. Dokumen ini ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Deputi PM sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow sebagai panduan kerja sama lima tahun ke depan.
Sektor pendidikan juga menjadi fokus utama melalui penunjukan Memorandum Saling Pengertian (MoU) antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI dan Kementerian Pendidikan Kerajaan Thailand. Kerja sama yang diwakili oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti dan Menteri Pendidikan Thailand Prasert Jantararuangtong ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kedua negara.
Dalam keterangan pers bersama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pertemuan bilateral ini tidak hanya memperkuat hubungan antarpemerintah (G-to-G), tetapi juga mendorong kolaborasi di sektor swasta.
“Kami menyambut baik komitmen kerja sama dan investasi dari sektor swasta, yaitu MoU antara Tourism Authority of Thailand dan TransNusa di bidang pariwisata dan konektivitas, serta MoU antara Bio-Axel dan Pro-Konsilium terkait proyek pengolahan sampah organik,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan PM Anutin dan optimistis kemitraan ini akan membawa dampak positif yang masif bagi masyarakat.
“Yang Mulia Perdana Menteri Anutin, terima kasih atas kunjungan dan komitmen bersama kita. Saya yakin Indonesia dan Thailand akan terus memastikan kemitraan strategis ini membawa manfaat nyata bagi kemakmuran rakyat kedua negara,” pungkasnya.
Pertukaran nota kesepahaman ini menjadi simbol babak baru hubungan bilateral Indonesia-Thailand yang mencakup bidang pendidikan, investasi, pariwisata, hingga pembangunan berkelanjutan.


Leave a Reply