Kopassus Berduka, Letda Jihad Meninggal Insiden di Gudang Senjata

Surakarta, MBCIndonesia – Kabar duka datang dari satuan elite TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Salah satu perwira mudanya, Letda Inf Jihad Ahmad Al-Rasyid, meninggal dunia diduga mengalami insiden kecelakaan senjata api di gudang senjata Grup 6 Kopassus Kecamatan Iwaka, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Kepala Penerangan Kopassus, Kolonel Indra Mardianto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, insiden terjadi akibat kelalaian dan ketidaksengajaan saat berada di gudang senjata.

“Kejadiannya di gudang senjata, pistol meledak. Murni unsur kelalaian dan ketidaksengajaan. Semua terekam di CCTV,” ujar Indra dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).

Untuk memastikan penyebab kejadian, Kopassus berencana melimpahkan penanganan kasus tersebut kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom) Surakarta.

Indra mengatakan, jadwal proses pelimpahan berlangsung pada Selasa (27/10/2026). Selanjutnya, penyidik Denpom akan mendalami kronologi dan unsur kelalaian dalam insiden tersebut.

“Besok penanganan kasus ini oleh Denpom Surakarta. Penyidik akan memperjelas kelanjutan penanganannya,” jelas Indra.

Jenazah Tiba di Sorong, Keluarga Sambut dengan Duka

Sementara itu, jenazah Letda Jihad telah tiba di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Minggu (25/10/2026) siang. Keluarga kemudian membawa jenazah ke rumah duka di Jalan Kanal Victory sebelum memakamkannya di Taman Makam Bahagia Sorong.

Sedangkan, Komandan Grup 2 Kopassus, Brigjen TNI Edwin Apria Candra, bersama istrinya turut mengantarkan jenazah ke rumah duka.

Penyambutan jenazah oleh keluarga, kerabat, serta jajaran TNI dalam suasana penuh duka. Ayah almarhum, Mayor Inf Triyana, diketahui menjabat sebagai Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 181/PVT Sorong.

Sejumlah pejabat TNI juga hadir dalam prosesi persemayaman, di antaranya Danrem 181/PVT Sorong Brigjen TNI Slamet Riadi dan Komandan Grup 6 Kopassus Brigjen TNI Richard Arnold Y. Sangari.

Kepergian Letda Jihad menjadi duka bagi keluarga dan keluarga besar Kopassus. Sementara itu, penyidik Denpom akan mendalami insiden kecelakaan tersebut untuk memastikan kronologi serta pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku.(Wal Ksp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.