Keluarga Wajib Tahu! Begini Cara Menuntun Orang Sakaratul Maut Menurut Islam

Mendampingi orang yang sedang mengalami sakaratul maut merupakan momen yang penuh haru. Dalam kondisi tersebut, keluarga dianjurkan untuk tetap tenang dan membantu orang yang sedang menghadapi akhir kehidupannya dengan cara yang baik sesuai tuntunan Islam.

Lantas, bagaimana cara menuntun orang sakaratul maut menurut Islam?

Menuntun Membaca Kalimat Tauhid

Melansir dari ‘rumahzakat.org’ Salah satu hal yang di anjurkan adalah menuntun orang yang sedang sakaratul maut untuk mengucapkan kalimat tauhid, yaitu:

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ

Lā ilāha illallāh.

Artinya: “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah.”

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

“Tuntunlah orang yang akan meninggal di antara kalian untuk mengucapkan: lā ilāha illallāh.” (HR. Muslim)

Namun perlu diingat, menuntun bukan berarti memaksa. Oleh karena itu, ucapkan dengan lembut di dekat orang tersebut agar ia dapat mengikuti jika masih mampu.

Membimbing dengan Lembut

Pada umumnya, orang yang sedang sakaratul maut mungkin berada dalam kondisi lemah dan kesulitan berbicara. Karena itu, keluarga sebaiknya tidak membuat suasana menjadi ramai atau memberikan tekanan.

Selain itu, jika ia sudah mengucapkan kalimat tauhid, tidak perlu terus-menerus memintanya mengulanginya. Berikan kesempatan untuk beristirahat dan tetap dampingi dengan tenang.

Mendoakan Kebaikan

Selain menuntun kalimat tauhid, keluarga dapat memperbanyak doa untuk orang yang sedang menghadapi sakaratul maut. Mohonkan ampunan, rahmat, dan kemudahan dari Allah SWT.

Di samping itu, keluarga juga dapat membaca Al-Qur’an atau berdzikir dengan suara yang lembut selama tidak mengganggu atau membebani orang yang sedang sakit.

Jangan Memaksakan Hal yang Berat

Dalam kondisi sakaratul maut, kemampuan seseorang tentu berbeda-beda. Oleh sebab itu, jangan memaksanya berbicara, duduk, atau melakukan ibadah tertentu jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan.

Pada dasarnya, hal yang terpenting adalah memberikan pendampingan dengan tenang, menjaga suasana tetap nyaman, dan membantu mengingat Allah sesuai kemampuannya.

Tetap Tenang Saat Mendampingi

Bagaimanapun juga, sakaratul maut merupakan bagian dari perjalanan kehidupan yang akan mengalami setiap manusia. Karena itu, keluarga perlu berusaha tetap tenang sambil memberikan dukungan terbaik.

Sebab, menuntun orang sakaratul maut bukan sekadar membantu mengucapkan kalimat tauhid. Lebih dari itu, keluarga hadir memberikan ketenangan, doa, dan kasih sayang pada saat-saat terakhir kehidupannya.(ogit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.