Theheran, MBCIndonesia – Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan bahwa kerusakan lingkungan menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi manusia. Menurutnya, kerusakan ekosistem tidak mengenal batas negara, kebangsaan, maupun wilayah geografis.
Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan setelah kembali dari Armenia, usai menghadiri Konferensi Para Pihak (COP) ke-17 Konvensi Keanekaragaman Hayati.
Ia mengatakan, seluruh manusia hidup di planet yang sama. Karena itu, setiap kerusakan alam akan membawa dampak bagi kehidupan semua orang.
“Kita semua adalah tamu di planet ini, yang justru sedang kita rusak,” kata Pezeshkian. Melansir tayangan IRNA, Sabtu (17/10/2026).
Ia mengingatkan bahwa manusia harus menjaga bumi agar generasi mendatang tetap dapat menikmati lingkungan yang sehat. Jika masyarakat dunia gagal melindungi alam, berbagai persoalan besar akan muncul pada masa depan.
Soroti Krisis Lingkungan di Laut Kaspia
Pezeshkian juga menyinggung kunjungan sebelumnya ke Turkmenistan. Dalam kunjungan tersebut, ia membahas ancaman penurunan permukaan air Laut Kaspia, pencemaran air, serta hilangnya sebagian keanekaragaman hayati.
Menurutnya, setiap makhluk hidup memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Jika manusia merusak siklus kehidupan alam, dampaknya juga akan mengancam keberlangsungan hidup manusia.
Selain itu, pertemuan internasional di Armenia membahas berbagai persoalan keanekaragaman hayati serta langkah-langkah untuk mencegah kerusakan lingkungan.
Pezeshkian Kritik Dampak Perang terhadap Alam
Dalam kesempatan tersebut, Pezeshkian turut mengkritik perang dan konflik yang menjadi salah satu penyebab utama kerusakan ekosistem.
Ia menilai peperangan menimbulkan kerusakan luas terhadap lingkungan, mulai dari hutan, udara, tanah, hingga sumber daya alam lainnya.
Pezeshkian juga menyoroti sikap pihak-pihak yang mengaku menjunjung tinggi peradaban dan hak asasi manusia, tetapi justru melakukan tindakan yang bertentangan dengan prinsip tersebut.
Ajak Dunia Lindungi Bumi
Presiden Iran itu mengajak masyarakat internasional meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga bumi sebagai rumah bersama.
Ia menegaskan bahwa kerusakan lingkungan tidak membedakan orang berdasarkan kebangsaan. Dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat Iran, Arab, Amerika, maupun penduduk negara lainnya.
Karena itu, Pezeshkian meminta seluruh negara memperkuat kerja sama untuk melindungi lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Upaya tersebut penting agar bumi tetap menjadi tempat yang layak bagi kehidupan manusia serta generasi yang akan datang.(Wal Ksp)

Leave a Reply