Jakarta, MBCIndonesia.com – Rumah tangga Sara Wijayanto dan Demian Aditya yang telah berjalan lebih dari 12 tahun kini memasuki babak baru. Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan gugatan cerai Sara melalui putusan verstek pada Kamis (8/10/2026).
Kabar perceraian pasangan selebritas tersebut menarik perhatian publik. Sara dan Demian menikah pada 22 Mei 2014 dan selama bertahun-tahun membangun kehidupan bersama, sekaligus mengembangkan karier di industri hiburan Tanah Air.
Sara mengawali kariernya sebagai penyanyi latar Slank pada 1994. Mengutip dari ‘Grid.ID’ Sabtu (10/10). Ia kemudian menekuni dunia tarik suara, presenter, serta seni peran, khususnya film horor. Namanya semakin terkenal melalui kanal YouTube Diary Misteri Sara (DMS), yang menghadirkan konten penelusuran tempat-tempat dengan kisah misteri.
Sementara itu, Demian Aditya dikenal sebagai pesulap yang kerap menampilkan aksi ilusi. Ia juga ikut mengembangkan DMS, termasuk menangani produksi dan bisnis konten agar Sara dapat lebih fokus pada kegiatan penelusuran.
Perjalanan rumah tangga mereka juga mencakup perjuangan untuk memiliki anak. Sara pernah menceritakan proses program kehamilan yang ia jalani bersama Demian sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti setelah melalui berbagai pertimbangan.
Pada September 2026, Sara mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Sidang perdana berlangsung pada 24 September, setelah ia mendaftarkan gugatan pada 8 September 2026.
Majelis hakim kemudian mengabulkan gugatan tersebut melalui putusan verstek pada 8 Oktober 2026. Putusan verstek merupakan putusan yang dapat di jatuhkan ketika pihak tergugat tidak hadir meski telah dipanggil secara resmi sesuai ketentuan. Putusan itu masih mengikuti mekanisme dan tenggat hukum sebelum berkekuatan hukum tetap.
Sara dan Demian Bantah Isu Orang Ketiga
Sehari setelah putusan tersebut menjadi sorotan, Sara dan Demian menyampaikan pernyataan bersama melalui media sosial pada Jumat (9/10/2026). Keduanya menegaskan bahwa keputusan berpisah lahir setelah melalui perjalanan panjang dan berbagai pertimbangan.
Dalam pernyataan itu, Sara dan Demian juga membantah bahwa perceraian mereka terjadi karena kekerasan dalam rumah tangga maupun kehadiran orang ketiga. Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan spekulasi yang berkembang di media sosial, termasuk isu dugaan perselingkuhan yang sempat mencuat pada Agustus 2026.
Perpisahan Tidak Harus Berakhir dengan Kebencian
Keduanya menekankan bahwa perpisahan tidak harus berujung pada kebencian. Pengalaman, kenangan, serta kehidupan yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun tetap menjadi bagian penting dari perjalanan masing-masing.
Keputusan ini menandai perubahan besar dalam kehidupan Sara dan Demian. Meski tidak lagi melanjutkan rumah tangga, keduanya memilih menyampaikan perpisahan secara terbuka serta meminta publik menghormati perjalanan dan keputusan pribadi mereka.(Wal Ksp).

Leave a Reply