New York, MBCIndonesia.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein sepakat memperketat keamanan perbatasan bersama serta meningkatkan kerja sama kontra-terorisme.
Kedua diplomat senior ini mengadakan pertemuan bilateral di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York pada Selasa (22/9/2026). Mereka menegaskan bahwa perlindungan wilayah perbatasan bersama menjadi prioritas utama demi menjaga stabilitas kawasan.
Sorotan terhadap Stabilitas Selat Hormuz
Menurut laporan MBCIndonesia yang dikutip dari media en.irna.ir, Rabu (23/9). Selain membahas isu perbatasan, Abbas Araghchi juga menguraikan perkembangan terbaru mengenai situasi pelayaran di Selat Hormuz. Ia menjelaskan bahwa Iran dan Oman telah mencapai kesepahaman untuk menetapkan jalur aman bagi kapal komersial. Araghchi menuduh tindakan agresif Amerika Serikat (AS) dan Israel sebagai penyebab utama ketidakamanan di kawasan tersebut.
Ia juga mendesak negara tetangga untuk tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan oleh pihak asing untuk menyerang Iran.
“Iran bertekad untuk mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasionalnya,” tegas Menlu Iran Abbas Araghchi saat meminta negara-negara kawasan memegang teguh prinsip bertetangga yang baik.
Implementasi Perjanjian Keamanan Perbatasan
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak meninjau kembali berbagai kerja sama bilateral yang meliputi sektor ekonomi, perdagangan, konsuler, hingga keamanan.
Mereka menekankan pentingnya implementasi nyata dari kesepakatan yang telah tercapai sebelumnya. Langkah ini bertujuan untuk menghentikan pergerakan dan aktivitas kelompok teroris di wilayah perbatasan secara efektif.(Wal Ksp)

Leave a Reply