MBCIndonesia.com – Perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup membuat kehidupan masyarakat semakin cepat. Banyak orang kini menghabiskan waktu untuk bekerja, berkomunikasi melalui telepon genggam, serta mengikuti berbagai aktivitas di media sosial.
Namun, di tengah kesibukan tersebut, umat Islam perlu menjaga kebiasaan baik yang Rasulullah SAW ajarkan. Salah satunya dengan kembali menghidupkan sunah-sunah ringan yang mudah dilakukan, tetapi sering terlupakan dalam kehidupan sehari-hari.
Sunah Rasulullah SAW tidak selalu berupa amalan besar. Ada banyak kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan kapan saja, baik di rumah, tempat kerja, maupun ketika beraktivitas bersama orang lain.
Berikut beberapa sunah ringan yang patut kembali menjadi kebiasaan umat Islam.
Mengucapkan Basmalah Memulai Aktivitas
Saat terburu-buru memulai aktivitas, sebagian besar Muslim sering lupa mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
Padahal, menurut para ulama, basmalah adalah permohonan perlindungan dan keberkahan untuk setiap langkah.
Dalam sebuah kajian di Makassar, seorang ustaz menyebut basmalah sebagai
“kunci pembuka pintu kebaikan, yang sayangnya banyak orang biarkan tergantung begitu saja.” Aktivitas sekecil membuka pintu, menyalakan motor, hingga mengetik pesan, dianjurkan dimulai dengan basmalah.
Mengucapkan Salam Ketika Bertemu
Mengucapkan salam merupakan salah satu sunah sederhana yang mengandung doa dan harapan kebaikan bagi sesama Muslim.
Namun, sebagian orang kini lebih sering menyapa melalui pesan singkat atau langsung berbicara tanpa mengucapkan salam ketika bertemu.
Padahal, ucapan Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh mengandung doa keselamatan, rahmat, serta keberkahan.
Tersenyum kepada Sesama
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk menunjukkan wajah ramah ketika bertemu orang lain.
Senyum merupakan bentuk kebaikan sederhana yang dapat menciptakan suasana nyaman. Selain itu, senyum juga dapat mempererat hubungan persaudaraan.
Di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan, kebiasaan tersenyum dan bersikap ramah patut terus dijaga.
Makan dan Minum dengan Tangan Kanan
Islam mengajarkan umatnya untuk menggunakan tangan kanan ketika makan dan minum.
Rasulullah SAW juga mengajarkan umatnya agar membaca basmalah sebelum makan serta mengambil makanan yang berada di dekatnya.
Kebiasaan ini terlihat sederhana, tetapi umat Islam perlu terus mengajarkannya kepada anak-anak sejak dini.
Membaca Doa Sebelum dan Sesudah Beraktivitas
Sebagian orang sering memulai pekerjaan dengan tergesa-gesa hingga lupa membaca doa.
Padahal, umat Islam dapat membiasakan diri membaca doa sebelum makan, keluar rumah, masuk kamar mandi, serta ketika memulai perjalanan.
Selain mengingat Allah SWT, kebiasaan ini juga mengajarkan manusia agar selalu melibatkan-Nya dalam setiap aktivitas.
Menjaga Kebersihan dan Kerapian
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Kebiasaan menjaga kebersihan pakaian, tempat tinggal, serta lingkungan sekitar merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim.
Karena itu, umat Islam perlu membangun kebiasaan hidup bersih, bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga demi kenyamanan orang lain.
Mendahulukan Kaki Kanan dalam Perbuatan Baik
Rasulullah SAW menyukai mendahulukan bagian kanan dalam sejumlah aktivitas, seperti memakai alas kaki dan memulai bersuci.
Kebiasaan ini mungkin terlihat kecil. Namun, umat Islam dapat menjadikannya sebagai bentuk kecintaan terhadap tuntunan Rasulullah SAW.
Membaca Al-Qur’an Setiap Hari
Kesibukan pekerjaan, hiburan digital, serta aktivitas media sosial terkadang membuat seseorang sulit meluangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an.
Padahal, umat Islam dapat memulai kebiasaan ini dengan membaca beberapa ayat setiap hari.
Tidak perlu menunggu waktu luang yang panjang. Konsistensi dalam membaca Al-Qur’an jauh lebih penting daripada hanya membacanya sesekali.
Salam Saat Masuk Rumah
Mengucapkan salam ketika masuk rumah, bahkan jika rumah kosong, sering dianggap tidak penting. Padahal salam adalah doa keselamatan dan ketenangan bagi penghuni rumah.
Padahal kebiasaan memberi salam dapat meningkatkan suasana positif dalam rumah tangga dan memperkuat keterikatan antara nggota keluarga.
Bersyukur Saat Bangun Tidur Maupun Setelah Aktivitas
“Alhamdulillahilladzi ahyana…”
sering terlupakan karena banyak orang langsung meraih ponsel untuk melihat notifikasi yang masuk.
Padahal ucapan syukur ini adalah bentuk pengakuan bahwa setiap pagi adalah kesempatan baru untuk memperbaiki diri.
Menghidupkan Sunah Tidak Harus Menunggu Waktu Luang
Mengamalkan sunah Rasulullah SAW tidak selalu membutuhkan biaya, tenaga, maupun waktu yang banyak. Umat Islam dapat memulainya dari kebiasaan sederhana di rumah, tempat kerja, serta lingkungan masyarakat.
Selain itu, orang tua juga memiliki peran penting dalam mengenalkan sunah kepada anak-anak melalui contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, kemajuan zaman bukan alasan untuk meninggalkan kebiasaan baik yang Rasulullah SAW ajarkan. Justru di tengah perubahan kehidupan modern, umat Islam perlu semakin dekat dengan tuntunan agamanya.
Sebab, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari kehidupan yang lebih baik dan bernilai ibadah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor manusia untuk kenyamanan pembaca. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply